Home > Uncategorized > Pengobatan Glaukoma Tradisional

Pengobatan Glaukoma Tradisional

Pengobatan Glaukoma Tradisional

Mata adalah jendela dunia, mata berfungsi untuk melihat seluruh isi dunia. Tapi bagaimana jika terjadi gangguan pada mata? Saat ini saya akan membahas salah satu gangguan kesehatan mata yaitu glaukoma. Glaukoma adalah gangguan pada mata yang diakibatkan tingginya tekanan cairan di dalam bola mata. Di bola mata, memang ada semacam mekanisme tubuh untuk keluar-masuknya cairan bola mata agar tekanannya tetap normal (10 – 20 mmHg). Cairan bola mata ini diproduksi terus menerus oleh kelenjar yang sangat kecil yang terletak di belakang iris. Fungsinya adalah untuk selalu melumasi lensa mata dan kornea agar tidak kering. Setelah melumasi, cairan ini seharusnya dikeluarkan kembali melalui jaringan spons yang juga amat kecil, sehingga cairannya tidak berlebihan dan tekanan bola mata tetap normal. Namun, pada beberapa kasus, saluran keluarnya cairan mata ini tersumbat, akibatnya tekanan cairan makin lama makin tinggi karena tidak bisa dikeluarkan oleh mata. Jika hal ini terjadi terus menerus, akan menekan syaraf optikal yang menghantarkan sinyal dari otak ke mata. Akibatnya mata bisa kehilangan daya penglihatannya sedikit demi sedikit.

Sayangnya, glaukoma sampai sekarang belum ada obatnya, dan kerusakan yang telah ditimbulkan tidak bisa dinormalkan kembali. Tetapi glaukoma bisa dikontrol agar tidak menjadi semakin parah (ini jika kondisi penglihatan masih berfungsi walau tidak 100%). Dokter biasanya akan memberikan obat-obatan yang berfungsi untuk membantu mengurangi tekanan cairan pada bola mata, namun obat ini tentunya harus dikonsumsi terus menerus sepanjang hidup agar kondisi glaukoma tidak memburuk. Jika ternyata pemberian obat-obatan dirasa tidak efektif (glaukoma tetap berkembang), maka biasanya disarankan untuk melakukan tindakan operasi.

Terdapat 4 jenis glaukoma:

  • Glaukoma sudut terbuka
  • Glaukoma sudut tertutup
  • Glaukoma kongenitalis
  • Glaukoma sekunder

Keempat jenis glaukoma tersebut ditandai dengan peningkatan didalam tekanan bola mata dan karenanya semuanya bisa menyebabkan kerusakan saraf optikus yang progesif.

PENYEBAB GLAUKOMA

Glaukoma disebabkan peningkatan tahanan aliran keluar cairan humor aqueous melalui jaring-jaring trabekuler, kanalis schlemm, dan sistem vena episkleral. Pori-pori trabekula dapat tersumbat oleh setiap jenis debris, darah, pus, atau bahan lainnya. Dalam keadaan normal, cairan ini dihasilkan di dalam bilik posterior, melewati pupil masuk ke dalam bilik anterior lalu mengalir dari mata melalui suatu saluran. Jika aliran cairan ini terganggu (biasanya karena penyumbatan yang menghalangi keluarnya cairan dari bilik anterior), maka akan terjadi peningkatan tekanan.

Peningkatan tekanan intraokuler akan mendorong perbatasan antara saraf optikus dan retina di bagian belakang mata. Akibatnya pasokan darah ke saraf optikus berkurang sehingga sel-sel sarafnya mati. Karena saraf optikus mengalami kemunduran, maka akan terbentuk bintik buta pada lapang pandang mata. Yang pertama terkena adalah lapang pandang tepi, lalu diikuti oleh lapang pandang sentral. Jika tidak diobati, glaukoma pada akhirnya bisa menyebabkan kebutaan.

Selain penjelasan diatas, penyebab Glaukoma dapat antara lain adalah karena:

  1. Keturunan (genetis) yang berperan 30-40 persen
  2. Kelainan anatomi, karena sudut mata terlalu sempit sehingga tekanan mata menjadi tinggi.
  3. Trauma
  4. Faktor Usia
  5. Komplikasi operasi di mata.

Gejala yang dirasakan pertama kali antara lain : bila memandang lampu atau sumber cahaya maka akan timbul warna pelangi di sekitar neon tersebut, mata terasa sakit karena posisi mata dalam keadaan membengkak, penglihatan yang tadinya kabur lama kelamaan akan kembali normal, rasa ingin mengedip terus-menerus dengan menekan kedipan berlebihan. Hal inilah yang membuat para penderita glaukoma tidak menyadari bahwa ia sudah menderita penyakit mata yang kronis. Penyakit mata glaukoma ini dapat diderita kedua mata dari si penderita dan jalan satu-satunya untuk mengatasi penyakit ini adalah dengan operasi.

Pengobatan  Glaukoma Tradisional

Penanganan glaukoma dan tujuan penanganan adalah untuk menurunkan tekanan bola mata dan mencegah kerusakan saraf penglihatan.

Peneganan tergantung jenis Glaukoma, mungkin dengan:
• Obat-obatan (lokal mata atau sistemik dengan diminum atau injeksi intravena)
• Operasi untuk memperlancar aliran humor akuos, atau
• Dengan laser

Tindakan operasi
Glaukoma sudut sempit dapat dilakukan:
• Iridektomi Perifer
• Operasi Filtrasi, misalnya: Trabekulektomi, Scheie, Trepanasi, dan Iridenklesis.

Iridektomi Perifer dilakukan pada:
• Stadium Prodromal
• Goniosinechie yang belum banyak pada mata sebelahnya / sehat (kontralateral) disebut Iridektomi Propilaksis.

Pada Glaukoma Sudut Terbuka:
• Iridotomi (dengan laser)
• Operasi Filtrasi
• Trabekuloplasti (dengan laser).

Obat yang cocok untuk pengobatan glaukoma, salah satu yang paling direkomendasikan  adalah Ace Maxs. Ace Maxs adalah obat yang terbuat dari bahan alami yaitu kulit manggis dan daun sirsak yang aman untuk pengobatan karena tidak memiliki efek samping, informasi produk klik>>>Ace Maxs. Untuk pemesanan klik>>>Cara Pemesanan Ace Maxs.

Sekian pembahasan tentang glaukoma, semoga bermanfaat. Terima Kasih.

Pengobatan Glaukoma Tradisional

Advertisements
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: